PREDIKSI BOLA JITU DAN BERITA BOLA Gianluigi Buffon Mengklaim Posisi Kedua Dalam Goal 50 2017 | INI RAJA TIPS

Gianluigi Buffon Mengklaim Posisi Kedua Dalam Goal 50 2017


INI RAJA TIPS - Kapten tim nasional Italia dan Juventus Gianluigi Buffon mengklaim posisi kedua dalam Goal 50 2017.Ikon penjaga gawang yang memasuki usia 39 tahun pada Januari menikmati 12 bulan yang luar biasa, mempertahankan gelar juara Serie A Italia dan Coppa Italia bersama Juventus, yang juga ia antar ke final Liga Champions.

Tentu saja, Buffon - yang masih memegang status kiper termahal dunia, 16 tahun setelah digaet Juventus dari Parma dengan banderol  €52  juta - mengalami kesedihan mendalam usai Juve dibungkam Real Madrid di Cardiff.
Pemain kelahiran Carrara itu memainkan peran krusial dalam keberhasilan Si Nyonya Tua menembus partai puncak dengan menjalani 600 menit tanpa kemasukan di Liga Champions - memecah rekor pribadinya - sebelum tembakan Kylian Mbappe menghentikan catatan itu di semi-final


Sebagai tambahan, performa Buffon dalam kemenangan 1-0 untuk sepuluh pemain Juve atas Lyon di babak grup, disebut-sebut sebagai salah satu penampilan terbaik dalam karirnya, membungkam pengkritik yang terus menyerangnya.

"Saya sangat senang ketika mereka merayakan pemakaman Anda," ungkap Buffon usai pertandingan di mana ia mementahkan penalti Alexandre Lacazette, "dan kemudian Anda menunjukkan kepada mereka, bahwa Anda masih hidup."

Sementara, enam gelar Scudetto secara beruntun membuat koleksi trofinya menjadi delapan, menyamai catatan Virginio Rosetta, Giovanni Ferrari, dan Giuseppe Furino, sebagai pemain dengan koleksi Scudetto terbanyak dalam sejarah sepakbola Italia.
Posisi kedua juga menjadi pencapaian terbaik Buffon di Goal 50, dengan posisi terbaik sebelumnya ada di urutan 16 pada 2015.


Tetapi, siapa yang mengungguli Buffon di puncak? Lionel Messi? Cristiano Ronaldo? Neymar? Semua akan terungkap ketika daftar Goal 50 dirilis besok (14/11).
Goal 50 adalah penghargaan tahunan yang mengakui dan member peringkat 50 pemain terbaik dunia dalam 12 bulan terakhir. Kepala editor dan koresponden dari 37 edisi Goal di seluruh dunia memberi suara mereka, dengan kandidat dipilih berdasarkan konsistensi setahun terakhir, performa di laga krusial, warisan sepakbola dan kesuksesan bersama klub dan juga di level internasional.