PREDIKSI BOLA JITU DAN BERITA BOLA Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta | INI RAJA TIPS

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta


Banyak bermunculan Opini mengenai penyerang Inter Milan, Maudi Icardi diantaranya adalah,

"Dia predator di dalam kotak pinalti, dia selalu bisa berada di posisi yang tepat." ujar Stefano Pioli.

"Dia mematikan, bhakan di laga paling sulit sekalipun dia mampu menciptakan peluang dan memaksimalkannya," ujar Paolo Rossi.

"Dia merupakan pemyerang yang hebat, untuk pemain seusianya dia sudah banyak mengemban tanggung jawab yang begitu besar," ujar Luciano Spaletti.

Itulah beberapa opini dan penilaian mengani Mauro Icardi yang merupakan generasi peneur Batistuta, dan Batistuta merupakan sumber isnpirasinya selama ini.

Di usianya yang saat ini masih 25 tahun Icardi menjelma menjadi seorang penyerang terbaik di Liga Italia sekaligus menjadi kapten Inter Milan saat ini.

Ia merupakan sosok penyerang yang bisa diandalalkan. Musim lalu ia memiliki resio konversi liga top Eropa dengan rata-rata satu gol ia ssarangkan disetiap 1,8 tembakan tepat pada sasaran.

Icardi sendiri lahir di Rosario kota yang sama dengan Lionel Messi, namun Icardi pindah ke Kepulauan Canaria saat usianya 6 tahun. Kariernya sebagai pesepakbola dimulai dari klub Cecindario. Dari situ ia sudah menunjukkan ketajamannya. Bebreapa sumber referensi juga menyebutkan bahwa ICardi mencetak lebih dari 500 gol untuk tim Primavera.

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta

Hal ini menarik minat beberapa klub besar lain termasuk Liverpool, Real Madrid, Arsenal, Sevilla dan Espanyol, namun Barcelona lah yang akhirnya sukses mendapatkan jasanya. Dia bergabung dengan Barcelona saat usianya baru 15 tahun.

Bersama akademi La Masia, Icardi tetap konsisten mencetak gol. Kemampuannya semakin menignkat namun ia merasa tidak bisa berkembang disana.

Icardi memutuskan pindah dan lebih memilih pinangan Sampdoria di tahun 2011, ia pun tidak menyesali keputusannya tesebut.

"Saya tidak menyesal meninggalkan Barcelona. jika seorang pemain muda ingin berkembang, keputusan-keputusan penting harus diambil. Saat itu saya berbicarakan dengan ayah dan kami memutuskan untuk pindah ke Italia. Syukurlah semuanya berjalan dengan baik," ungkap Icardi.

Icardi dipinjam sampai akhir musim. Setelah enam bulan bersama Sampdoria, lalu di beli secara permanen dan di kontrak tiga tahun.

Musim panas 2013, Icardi didatangkan ke Inter Milan. Gol pertamanya untuk Inter sangat berkesan, ia ciptakan disaat menahan imbang Juventus
1-1. Dari situlah performa impresifnya terus berlanjut hingga saat ini.

Pada musim pertamanya berseragam Inter Milan, Icardi sudah mencetak 9 gol. Musim berikutnya ia mencetak 22 gol, dan membawanya meraih gelar Capocannoniere bersama Luca Toni.

Musim 2015.2016, Icardi dipercaya menjadi kapten Inter Milan di usianya yang masih 22 tahun dan finis dengan raihan 16 gol. Saat itu dia tercatat sebagai pemain asing termuda yang mampu mencetak 50 gol di Serie A. Muysim 2016/2017, Icardi sudah mencetak 24 gol.

musim 2017/2018, Icardi mengemas 29 gol dalam 34 penampilan dan berjasa membantu Inter Milan finis di peringkat empat Serie A. Ia juga meraih gelar Copaconniere keduanya, dan kalio ini bersama Ciro Immobile (Lazio) yang sama-sama mencetak 29 gol.

Kala itu, Icardi suskes menembus 100 gol di Serie A, dan membawa Inter Milan membali ke jalur Liga Champions setelah absen dari tahun 2012/2013. Dari segi individual, di musim 2017/2018 merupakan musim yang sangat sensasional untuk Icardi. Keberadaan Icardi semakin krusial.

Tercatat Icardi melepaskan total 101 tembakan dalam 34 penampilannya di serie A. Dari 101 tembakan tersebut 53 diantaranya tepat pada sasaran dan 29 diantaranya berhasil berbuah gol. Jika di rata-rata Icardi mencetak satu gol dari setiap 1,8 tembakan sasaran. Rasio ini merupakan yang terbaik dibandingkan pemain-pemain lain dengan 10 gol atau lebih di Serie A 2017/2018.

Dengan 29 gol dari 101 tembakan, berarti Icardi sukses mengkonversi 28.7% dari peluang yang ia dapatkan. Rasio ini sendiri merupakan yang tertinggi diantara 107 pemain pencetak 10 gol atau lebih di lima liga top Eropa 2017/2018.

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta

Namun sayang performa sensasional tersebut tidak cukup untuk membawanya masuk kedalam skuat Piala Dunia Argentina. Ia pun hanya bisa melihat perjuangan kawan-kawannya yang berujung pada kegagalan.

Icardi tercatat hingga saat ini sudah mencetak 110 gol dalam 190 laganya yang ia jalankan di Serie A. Sepuluh gol ia ciptakan bersama Sampdoria musim 2012/2013, dan seratus lainnya dia ukir bersama Inter Milan sejak 2013/2014.

Lima musim memperkuat Inter Milan Icardi telah mencetak 2017 gol dalam 182 penampilannya di semua ajang kompetisi. Icardi saat ini merupakan pemain tertajam ke-9 dalam sejarah Inter Milan Dia berada di bawah Christian Vieri, yang mencetak 123 gol untuk Inter Milan selama periode 1999-2005.

Icardi bisa mencetak begitu banyak gol dia memang memiliki insting dan semua atribut yang dibutuhkan oleh seroang penyerang kelas dunia. Icardi tergolong memiliki intelegensi yang tinggi dari segi taktik, penempatan posisi dan insting yang ia milikidan kemampuan untuk menuntaskan peluang baik dengan kaki kanan atau kiri dan kepala bisa membahayakan lawannya, terutama apa bila ia berada di daerak kotak pinalti.

Icardi dikenal sangat piawai mencetak gol hanya dengan beberapa sentuhan. Selain itu ia juga bisa menahan bola untuk membuka ruang atau menciptakan peluang bagi rekan-rekan lainnya.

Namun ia sempat mendapat kritikan karena minimnya kontribusi saat bertahan dan pergerakan di luar kotak pinalti, Icardi sejak bebreapa musim terakhir telah berevolusi menjadi pemain yang berbeda. Ia Kini tidak ragu bergerak melebar untuk membuka celah atau merancang asssit untuk rekan-rekannya.

Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta

Stefano Piolo, mantan pelatih Inter Milan pun pernah mengungkapkan bahwa Mauro Icardi merupakan salah satu predator di dalam kotak pinalti, selain itu ia juga menambahkan bhwa Icadri selalu bisa berada di posisi yang tepat untuk melukai lawan-lawannya.

Pelatih Inter Milan saat ini, Luciano Spaletti pun tidak henti-hentinya memberikan pujian terhadap Icardi.

"Ia seorang penyereang yang komplit, untuk pemain seusianya dia sudah mengemban tanggung jawab yang begitu besar sebagai kapten Inter Milan." ujar Spaletti.

Icardi sendiri seseorang yang mengidolakan Batistuta dan menjadi inspirasinya sejauh ini.

"Tahun demi tahun sudah berlalu, namun Batistuta masih tetap orang yang paling saya kagumi," ujar Icardi.

"Dengan semangat dan insting gol yang ia miliki, tidak ada sumber inspirasi lain yang lebih baik."

Batistuta adalah pemegang rekor gol terbanyak untuk tim nasional Argentina (54 gol dalam 77 penampilan) hingga 21 juni 2016, sebelum rekornya ditumbangkan Lionel Messi.

Nasib tim nasional menang sedikit berbeda, tapi Icardi paling tidak sudah berada di jalur yang tepat untuk meneruskan jejak kehebatan sang legenda di Serie A.

Baca Juga Artikel Lainnya:

0 Response to "Mauro Icardi Generasi Penerus Batistuta"

Post a Comment